Mei 27, 2022
oli rembes dari blok mesin motor

5 Penyebab Oli Rembes dari Blok Mesin Motor

Oli Rembes dari Blok Mesin Motor – Oli adalah komponen utama pada motor yang harus mendapat perhatian ekstra. Seringkali muncul masalah seperti oli rembes dari blok mesin motor yang sering tidak disadari oleh pengguna. Banyak pengguna motor seringkali tidak mengetahui penyebab oli motor yang rembes.

Mengingat oli memiliki fungsi yang cukup penting dalam hal pelumasan mesin-mesin dan perangkat dalam motor, tidak ada salahnya untuk sering melakukan cek oli pada motor baik itu motor baru atau motor lama. Berikut penyebab oli rembes dari blok yang harus diketahui:

5 Penyebab Oli Rembes dari Blok Mesin Motor

1. Seal Rusak

Penyebab utama oli rembes dari blok mesin motor adalah kerusakan yang terjadi pada seal. Mesin motor menggunakan perangkat seal atau yang sering dilihat berupa karet berbentuk lingkaran. Seal memiliki fungsi yang penting untuk menahan rembesan oli yang bocor mengenai beberapa bagian dalam motor.

Biasanya rembesan oli sering terlihat di area as transmisi atau sering dikenal dengan perseneling. Selain sering ditemukan rembesan oli di bagian perseneling, rembesan oli sering terjadi di bagian kick starter. Jika kerusakan seal ringan bisa dilakukan penambalan tapi jika kerusakan berat sebaiknya segera ganti seal baru.

2. Baut Pembuangan Bermasalah

Faktor lain yang membuat oli rembes bisa terjadi pada baut pembuangan oli yang bermasalah. Umumnya pada motor terdapat baut pembuangan yang letaknya berada di bawah mesin. Teknisi motor biasanya akan membuka baut ini ketika akan menguras mesin atau melakukan penggantian oli.

Jika ditemukan rembesan oli dari blok mesin motor mungkin saja baut pembuangan ini mengalami kerusakan. Kasus yang sering ditemui oli sering mengalami kerusakan slek di bagian ulir yang membuat baut pembuangan menjadi rusak. Solusinya adalah membuat draft baru yang biasa dikerjakan di bengkel bubut.

3. Packing Mesin Bocor

Packing mesin adalah bagian yang paling kokoh dan keras dalam desain motor, packing biasanya didesain sebagai alat yang tahan panas. Selain tahan panas packing motor juga di desain tahan terhadap rembesan oli. Packing mesin motor memiliki 3 bagian utama yang jika salah satunya rusak harus segera diganti.

Baca juga : Perbedaan Oli Mpx dan Spx

Jika pengguna kesulitan mencari packing mesin baru bisa menggunakan sealer berwarna merah yang cukup kuat untuk menahan panas. Tapi ini tidak disarankan dalam jangka panjang karena yang lebih baik jika packing mesin rusak adalah mengganti dengan packing mesin baru.

4. Baut Kurang Kencang

Penyebab oli rembes dari blok mesin motor selanjutnya yang perlu diketahui adalah baut yang kurang kencang atau slek. Baut motor memiliki ukuran yang khas yaitu ukuran kepala 8 dan 10 dengan desain batang yang cukup panjang.

Oli motor yang rembes bisa terjadi karena baut kurang kencang, umumnya permasalahan muncul pada ulir batang baut yang mengalami slek di ujungnya. Jika terjadi hal itu bisa disiasati dengan cara gunakan baut yang sama tapi dengan batang yang ukurannya lebih pendek 0,5 cm.

5. Keretakan Blok Mesin

Meski keretakan blok mesin jarang terjadi tapi pada beberapa tipe motor blok mesin bisa mengalami retak karena dikendarai dalam keadaan air radiator yang sudah habis. Jika blok mesin retak atau sampai bolong maka harus segera diganti.

Tidak ada opsi lain jika blok mesin mengalami keretakan selain mengganti dengan blok mesin yang baru. Blok mesin yang rusak tidak bisa ditambal atau diperbaiki, biaya untuk mengganti blok mesin motor juga terbilang mahal. Sebisa mungkin upayakan jangan sampai ada keretakan atau kerusakan pada blok mesin motor.

Itulah 5 penyebab oli rembes dari blok mesin motor yang perlu diketahui dan diperhatikan para pengendara motor. Selain sebagai bentuk kehati-hatian pengguna dalam berkendara menggunakan motor, merawat dan selalu melakukan cek kondisi motor sangat penting.

Perawatan motor secara berkala akan menghindarkan bagian-bagian dalam motor mengalami kerusakan baik itu kerusakan kecil atau besar. Lebih baik melakukan perawatan motor secara rutin daripada nantinya harus mengganti bagian-bagian motor dengan harga yang tidak murah.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.